Pagi! Untuk angkatan 2025, 2024, dan 2023 yang sedang mempersiapkan UTBK, pada kelas PBM ke-3 hari Minggu nanti, saya juga akan membahas makna imbuhan (yang sering kali ditanyakan). Jangan sampai kelewatan pendaftarannya: https://t.co/R9gO6Ozmbl https://t.co/q3wdNmMQjF
Afiks yang ditambahkan pada bagian depan pangkal (stem). Contoh: me-, di-, ber-, ke-, ter-, pe-, per-, dan se-.
2. Infiks
Afiks yang disisipkan ke dalam dasar (base).
Contoh: -el- (telunjuk), -em- (gemetar), -in- (kinerja).
3. Sufiks
Afiks yang ditambahkan pada bagian belakang pangkal. Contoh: -an, -kan, dan -i.
4. Simulfiks
Afiks yang tidak berbentuk suku kata dan yang ditambahkan atau dileburkan pada dasar. Contoh: ngopi, nyate, nyoto, ngebut, dsb.
5. Konfiks
Afiks tunggal yang terjadi dari dua bagian yang terpisah. Contoh: ke-an, pe-an, per-an, dan ber-an.
6. Superfiks
Afiks yang berupa fonem suprasegmental. Afiks ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
7. Kombinasi afiks
Kombinasi afiks adalah kombinasi afiks-afiks yang mempunyai bentuk dan makna gramatikal sendiri, yang dibubuhkan secara bersamaan pada bentuk dasar. Contoh: me-kan, me-i, memper-kan, memper-i, ber-kan, ter-kan, per-kan, pe-an, dan se-nya.
Konfiks harus dibedakan dari kombinasi afiks. Konfiks adalah satu morfem dengan satu makna gramatikal.
Kata dasarnya ada. Kita tidak mengenal bentuk adaan atau keada. Jadi, ke-an di sini merupakan sebuah konfiks.
Pengiriman
Sekalipun kita menemukan bentuk pengirim dan kiriman, pe-an pada pengiriman adalah konfiks. Afiks tersebut memiliki makna gramatikal tersendiri.
Persahabatan
Per-an pada kata persahabatan adalah sebuah konfiks — bentuk dasarnya adalah sahabat. Sementara itu, bentuk persahabat dan sahabatan tidak ada. Jadi, bentuk per-an memiliki makna gramatikal tersendiri.
Berkenalan
Ber-an merupakan konfiks, tetapi ber-an dalam bermuatan bukan konfiks, melainkan kombinasi afiks karena proses pembentukan yang berbeda.
Proses ber-an dalam bermuatan adalah ber- + muatan, sedangkan dalam berkenalan prosesnya adalah ber-an + kenal.
Memercayakan
Ini merupakan contoh kombinasi afiks. Afiks ini bukan afiks khusus, melainkan gabungan beberapa afiks, muncul secara bersama pada bentuk dasar.
Kata memercayakan berasal dari bentuk dasar percaya dengan kombinasi 2 afiks (1 prefiks dan 1 sufiks).
Jadi, yang perlu diperhatikan dalam pembentukan kata kompleks dalam bahasa Indonesia adalah bahwa afiks-afiks itu membentuk suatu sistem. Dengan demikian, kejadian kata dalam bahasa Indonesia merupakan rangkaian proses yang berkaitan.
Afiksasi adalah proses mengubah leksem menjadi kata kompleks. Bahasa Indonesia mengenal jenis-jenis afiks yang diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Prefiks
2. Infiks
3. Sufiks
4. Simulfiks
5. Konfiks
6. Superfiks/suprafiks
7. Kombinasi afiks1. Prefiks
Afiks yang ditambahkan pada bagian depan pangkal (stem). Contoh: me-, di-, ber-, ke-, ter-, pe-, per-, dan se-.2. Infiks
Afiks yang disisipkan ke dalam dasar (base).
Contoh: -el- (telunjuk), -em- (gemetar), -in- (kinerja).3. Sufiks
Afiks yang ditambahkan pada bagian belakang pangkal. Contoh: -an, -kan, dan -i.4. Simulfiks
Afiks yang tidak berbentuk suku kata dan yang ditambahkan atau dileburkan pada dasar. Contoh: ngopi, nyate, nyoto, ngebut, dsb.5. Konfiks
Afiks tunggal yang terjadi dari dua bagian yang terpisah. Contoh: ke-an, pe-an, per-an, dan ber-an.6. Superfiks
Afiks yang berupa fonem suprasegmental. Afiks ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.7. Kombinasi afiks
Kombinasi afiks adalah kombinasi afiks-afiks yang mempunyai bentuk dan makna gramatikal sendiri, yang dibubuhkan secara bersamaan pada bentuk dasar. Contoh: me-kan, me-i, memper-kan, memper-i, ber-kan, ter-kan, per-kan, pe-an, dan se-nya.Konfiks harus dibedakan dari kombinasi afiks. Konfiks adalah satu morfem dengan satu makna gramatikal.
Perhatikan kata-kata berikut:
1. keadaan
2. pengiriman
3. persahabatan
4. berkenalan
5. memercayakan
Mana yang konfiks dan mana yang kombinasi afiks?Keadaan
Kata dasarnya ada. Kita tidak mengenal bentuk adaan atau keada. Jadi, ke-an di sini merupakan sebuah konfiks.Pengiriman
Sekalipun kita menemukan bentuk pengirim dan kiriman, pe-an pada pengiriman adalah konfiks. Afiks tersebut memiliki makna gramatikal tersendiri.Persahabatan
Per-an pada kata persahabatan adalah sebuah konfiks — bentuk dasarnya adalah sahabat. Sementara itu, bentuk persahabat dan sahabatan tidak ada. Jadi, bentuk per-an memiliki makna gramatikal tersendiri.Berkenalan
Ber-an merupakan konfiks, tetapi ber-an dalam bermuatan bukan konfiks, melainkan kombinasi afiks karena proses pembentukan yang berbeda.
Proses ber-an dalam bermuatan adalah ber- + muatan, sedangkan dalam berkenalan prosesnya adalah ber-an + kenal.Memercayakan
Ini merupakan contoh kombinasi afiks. Afiks ini bukan afiks khusus, melainkan gabungan beberapa afiks, muncul secara bersama pada bentuk dasar.
Kata memercayakan berasal dari bentuk dasar percaya dengan kombinasi 2 afiks (1 prefiks dan 1 sufiks).Jadi, yang perlu diperhatikan dalam pembentukan kata kompleks dalam bahasa Indonesia adalah bahwa afiks-afiks itu membentuk suatu sistem. Dengan demikian, kejadian kata dalam bahasa Indonesia merupakan rangkaian proses yang berkaitan.Afiksasi Pembentuk Verba
➡️ prefiks me-
➡️ simulfiks N
➡️ prefiks ber-
➡️ konfiks ber-R
➡️ prefiks per-
➡️ prefiks ter-
➡️ prefiks ke-
➡️ sufiks -in
➡️ kombinasi me-i
➡️ kombinasi di-i
➡️ kombinasi me-kan
➡️ kombinasi afiks memper-
➡️ kombinasi afiks diper-
➡️ kombinasi afiks memper-kan
➡️ kombinasi afiks diper-kan
➡️ kombinasi afiks N-in
➡️ konfiks ber-an
➡️ konfiks ber-R-an
➡️ konfiks ber-kan
➡️ konfiks ke-an
➡️ kombinasi afiks ter-R
➡️ kombinasi afiks per-kan
➡️ kombinasi afiks per-i
➡️ prefiks se-
➡️ kombinasi afiks ber-RAfiksasi Pembentuk Adjektiva
➡️ prefiks se-
➡️ prefiks ter-
➡️ infiks -em-
➡️ infiks -in-
➡️ konfiks ke-an
➡️ kombinasi afiks me-i
➡️ kombinasi afiks me-kan
➡️ prefiks ber-
➡️ prefiks me-
➡️ prefiks pe-
➡️ sufiks -an
➡️ sufiks -al
➡️ sufiks -il
➡️ sufiks -iah
➡️ sufiks -if
➡️ sufiks -ik
➡️ sufiks -is
➡️ sufiks -istis
➡️ sufiks -iAfiksasi Pembentuk Nomina
➡️ sufiks -an
➡️ prefiks ke-
➡️ prefiks pe -
➡️ prefiks pe -
➡️ prefiks per-
➡️ prefiks se-
➡️ kombinasi afiks pemer-
➡️ konfiks ke-an
➡️ konfiks pe-an
➡️ konfiks per-an
➡️ kombinasi afiks kese-an
➡️ kombinasi afiks keter-an
➡️ kombinasi afiks pember-an
➡️ kombinasi afiks pember-an
➡️ kombinasi afiks pemer-an
➡️ kombinasi afiks penye-an
➡️ kombinasi afiks perse-an
➡️ kombinasi afiks perseke-an
➡️ infiks -el-
➡️ infiks -er-
➡️ sufiks -at
➡️ sufiks -si
➡️ sufiks -ika
➡️ sufiks -in
➡️ sufiks -ir
➡️ sufiks -ur
➡️ sufiks -ris
➡️ sufiks -us
➡️ sufiks -isme
➡️ sufiks -is
➡️ sufiks -isasi
➡️ sufiks -isida
➡️ sufiks -ita
➡️ sufiks -or
➡️ sufiks -tasAfiks Pembentuk Adverbia
➡️ prefiks se-
➡️ konfiks se-nya
➡️ konfiks se-R-nyaAfiks Pembentuk Numeralia
➡️ sufiks -an
➡️ prefiks ke-
➡️ prefiks ber-
➡️ konfiks ber-an
Afiksasi adalah proses mengubah leksem menjadi kata kompleks. Bahasa Indonesia mengenal jenis-jenis afiks yang diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Prefiks
2. Infiks
3. Sufiks
4. Simulfiks
5. Konfiks
6. Superfiks/suprafiks
7. Kombinasi afiks ... 1. Prefiks
Afiks yang ditambahkan pada bagian depan pangkal (stem). Contoh: me-, di-, ber-, ke-, ter-, pe-, per-, dan se-. ... 2. Infiks
Afiks yang disisipkan ke dalam dasar (base).
Contoh: -el- (telunjuk), -em- (gemetar), -in- (kinerja). ... 3. Sufiks
Afiks yang ditambahkan pada bagian belakang pangkal. Contoh: -an, -kan, dan -i. ... 4. Simulfiks
Afiks yang tidak berbentuk suku kata dan yang ditambahkan atau dileburkan pada dasar. Contoh: ngopi, nyate, nyoto, ngebut, dsb. ... 5. Konfiks
Afiks tunggal yang terjadi dari dua bagian yang terpisah. Contoh: ke-an, pe-an, per-an, dan ber-an. ... 6. Superfiks
Afiks yang berupa fonem suprasegmental. Afiks ini tidak ada dalam bahasa Indonesia. ... 7. Kombinasi afiks
Kombinasi afiks adalah kombinasi afiks-afiks yang mempunyai bentuk dan makna gramatikal sendiri, yang dibubuhkan secara bersamaan pada bentuk dasar. Contoh: me-kan, me-i, memper-kan, memper-i, ber-kan, ter-kan, per-kan, pe-an, dan se-nya. ... Konfiks harus dibedakan dari kombinasi afiks. Konfiks adalah satu morfem dengan satu makna gramatikal.
Perhatikan kata-kata berikut:
1. keadaan
2. pengiriman
3. persahabatan
4. berkenalan
5. memercayakan
Mana yang konfiks dan mana yang kombinasi afiks? ... Keadaan
Kata dasarnya ada. Kita tidak mengenal bentuk adaan atau keada. Jadi, ke-an di sini merupakan sebuah konfiks. ... Pengiriman
Sekalipun kita menemukan bentuk pengirim dan kiriman, pe-an pada pengiriman adalah konfiks. Afiks tersebut memiliki makna gramatikal tersendiri. ... Persahabatan
Per-an pada kata persahabatan adalah sebuah konfiks — bentuk dasarnya adalah sahabat. Sementara itu, bentuk persahabat dan sahabatan tidak ada. Jadi, bentuk per-an memiliki makna gramatikal tersendiri. ... Berkenalan
Ber-an merupakan konfiks, tetapi ber-an dalam bermuatan bukan konfiks, melainkan kombinasi afiks karena proses pembentukan yang berbeda.
Proses ber-an dalam bermuatan adalah ber- + muatan, sedangkan dalam berkenalan prosesnya adalah ber-an + kenal. ... Memercayakan
Ini merupakan contoh kombinasi afiks. Afiks ini bukan afiks khusus, melainkan gabungan beberapa afiks, muncul secara bersama pada bentuk dasar.
Kata memercayakan berasal dari bentuk dasar percaya dengan kombinasi 2 afiks (1 prefiks dan 1 sufiks). ... Jadi, yang perlu diperhatikan dalam pembentukan kata kompleks dalam bahasa Indonesia adalah bahwa afiks-afiks itu membentuk suatu sistem. Dengan demikian, kejadian kata dalam bahasa Indonesia merupakan rangkaian proses yang berkaitan. ... Afiksasi Pembentuk Verba
️ prefiks me-
️ simulfiks N
️ prefiks ber-
️ konfiks ber-R
️ prefiks per-
️ prefiks ter-
️ prefiks ke-
️ sufiks -in
️ kombinasi me-i
️ kombinasi di-i
️ kombinasi me-kan
️ kombinasi afiks memper-
️ kombinasi afiks diper-
️ kombinasi afiks memper-kan
️ kombinasi afiks diper-kan
️ kombinasi afiks N-in
️ konfiks ber-an
️ konfiks ber-R-an
️ konfiks ber-kan
️ konfiks ke-an
️ kombinasi afiks ter-R
️ kombinasi afiks per-kan
️ kombinasi afiks per-i
️ prefiks se-
️ kombinasi afiks ber-R ... Afiksasi Pembentuk Adjektiva
️ prefiks se-
️ prefiks ter-
️ infiks -em-
️ infiks -in-
️ konfiks ke-an
️ kombinasi afiks me-i
️ kombinasi afiks me-kan
️ prefiks ber-
️ prefiks me-
️ prefiks pe-
️ sufiks -an
️ sufiks -al
️ sufiks -il
️ sufiks -iah
️ sufiks -if
️ sufiks -ik
️ sufiks -is
️ sufiks -istis
️ sufiks -i ... Afiksasi Pembentuk Nomina
️ sufiks -an
️ prefiks ke-
️ prefiks pe -
️ prefiks pe -
️ prefiks per-
️ prefiks se-
️ kombinasi afiks pemer-
️ konfiks ke-an
️ konfiks pe-an
️ konfiks per-an
️ kombinasi afiks kese-an
️ kombinasi afiks keter-an
️ kombinasi afiks pember-an
️ kombinasi afiks pember-an
️ kombinasi afiks pemer-an
️ kombinasi afiks penye-an
️ kombinasi afiks perse-an
️ kombinasi afiks perseke-an
️ infiks -el-
️ infiks -er-
️ sufiks -at
️ sufiks -si
️ sufiks -ika
️ sufiks -in
️ sufiks -ir
️ sufiks -ur
️ sufiks -ris
️ sufiks -us
️ sufiks -isme
️ sufiks -is
️ sufiks -isasi
️ sufiks -isida
️ sufiks -ita
️ sufiks -or
️ sufiks -tas ... Afiks Pembentuk Adverbia
️ prefiks se-
️ konfiks se-nya
️ konfiks se-R-nya ... Afiks Pembentuk Numeralia
️ sufiks -an
️ prefiks ke-
️ prefiks ber-
️ konfiks ber-an
Missing some Tweet in this thread? You can try to
Update